PASAR SIMALINGKAR TERBERSIH, PASAR SENTOSA BARU TERJOROK

Nomor Dokumen
300041252
Tanggal Publikasi
20 August 2019
Jenis Informasi
Program dan Kegiatan
Kategori Dokumen
Setiap Saat
Tipe Dokumen
Text (.jpeg)
Ukuran Berkas
56.88 kb
Penerbit
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan

Kandungan Informasi

Perayaan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Perusahaan Daearah (PD) Pasar di halaman kantor PD Pasar Lantai 3 Pasar Petisah Medan berlangsung meriah, Sabtu (17/8). Selain melaksanakan upacara bendera, acara juga diisi dengan serangkaian kegiatan yang diikuti seluruh karyawan perusahaan milik Pemko Medan yang menangani seluruh pasar di Kota Medan tersebut. Salah satu kegiatan yang paling sensasional dilakukan Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya dengan menggelar lomba pasar terbesih dan terburuk (terjorok) di lingkungan PD Pasar Kota Medan. Selain membentuk tim penilaian independen dengan melibatkan jajaran direksi dan kepala cabang, Rusdi juga melibatkan lembaga serfikasi sehingga penilaian yang dilakukan objektif. Setelah dilakukan penilaian sejak 5 sampai 15 Agustus, tim penilai menetapkan Pasar Simalingkar sebagai pasat terbersih pertama. Kemudian Pasar Brayan menempati posisi kedua dan Pusat Pasar sebagai terbersih ketiga. Sedangkan untuk pasar terburuk , peringkat pertama ditempati Pasar Sentosa Baru, Pasar Petisah Lantai I Tahap I di tempat kedua dan Pasar Sukaramai menempati peringkat ketiga. Di samping itu PD Pasar juga menetapkan Pasar Sei Sikmabing sebagai Pasar Contoh SNI 8152:2015. Kemudian memutuskan Cabag II sebagai cabang yang terbaik dalam pembinaan kepala pasar dalam lomba-lomba bersih pasar, serta Cabang I ditetapkan sebagai cabang yang berburuk dalam pembinaan kepala pasar dalam loma-lomba bersih pasar. Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang lomba pasar terbesih, Wali Kota Medan Drs. H.T Dzulmi Eldin S, MSi.MH diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdako Medan Khairul Syahnan pun menyerahkan piagam penghargaan. Sedangkan bagi pasar terburuk, diberikan kaos hitam dan langsung memakainya kepada kepala cabangnya. Tidak hanya kaos hitam, kepala cabang pasar terjorok juga harus menandatangani fakta integritas. Dalam fakta integritas, mereka diberi waktu sebulan untuk membenahi kebersihan di pasar yang mereka pimpin. Apabila kepala cabang yang bersangkutan tidak mampu, maka pihak PD pasar akan mengambil tindakan tegas. Usai menyerahkan piagam penghargaan, Syahnan mengatakan, Wali Kota Medan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya lomba bersih pasar. Sebab, event ini dinilai salah satu upaya mengedukasi sekaligus memotivasi kepala cabang beserta jajaran guna menjaga kebersihan pasar. “Bagi yang keluar sebagai pasar terbersih, saya mengucapkan selamat dan tidak langsung cepat puas. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk lebih meningktkan kinerja sehingga seluruh pasar di Kota Medan menjadi lebih bersih, aman, tenang dan nyaman ketika Kita berbelanja,’” ungkap Syahnan. Sedangkan bagi pasar yang mendapatkan predikat terburuk, Syahnan berpesan, agar mereka tidak berkecil hati dan segera melakukan penataan sehingga tahun depan bisa meraih predikat terbaik. Dengan kebersamaan dan kerja keras insya Allah hal itu dapat diwujudkan,” pesannya. Selain lomba pasar terbaik dan terburuk, PD Pasar juga melaksanakan serangkaian kegiatan lainnya seperti turnamen futsal, bulutangkis, trup gembira serta lomba tarik tambang. Seluruh jajaran PD Pasar mulai jajaran karyawan hingga kepala cabang tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang digelar. Menurut Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya, rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka untuk menyambut sekaligus memeriahkan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI sekaligus membangun kebersamaan serta meningkatkan tali silaturahmi di seluruh jajaran PD Pasar. Dengan terbangunnya rasa kebersamaan, Rusdi berharap akan tumbuh sense of belonging sehingga semua bersatu untuk memajukan PD Pasar. “Lomba bersih-bersih pasar merupakan kegiatan rutin yang digelar PD Pasar untuk memotivasi seluruh pasar yang ada di Kota Medan berbenah sehingga menjadi tempat transaksi jual-beli yang representatif. Bagi pasar terbaik kita beri penghargaan, sedangkan pasar terjorok kita beri waktu sebulan untuk melakukan pembenahan. Apabila tak mampu dilakukan, maka kita akan mengambil tindakan tegas!” kata Rusdi. Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan