Percepat Pembangunan PLTSa , Pemprov Susun 5 Pokja

Nomor Dokumen
400041201
Tanggal Publikasi
20 August 2019
Jenis Informasi
Program dan Kegiatan
Kategori Dokumen
Setiap Saat
Tipe Dokumen
Gambar (.jpeg)
Ukuran Berkas
104.54 kb
Penerbit
Pemerintah Provinsi Lampung

Kandungan Informasi

Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat pembangunan PLTSa. Salah satunya dengan menyusun draft personalia kelompok kerja (pokja) percepatan pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan. "Ada 5 (lima) pokja dalam percepatan pembangunan PLTSa diantaranya pokja lingkungan, pokja teknis pengolahan sampah, pokja ekonomi, pokja energi listrik, dan pokja kelembagaan dan hukum," jelas Pj. Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. Hal itu disampaikan ketika melakukan kick off meeting percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PTLSa), di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Lampung, Senin (19/8/2019). Kick off meeting ini sebagai langkah awal dalam memulai pembangunan PLTSa di Provinsi Lampung. Pj. Sekda menjelaskan kelima pokja tersebut memiliki tugasnya tersendiri. Pokja lingkungan memiliki tugas dalam pengkajian kuantitas dan kualitas sampah, persebaran dan transportasi sampah, Pokja teknis pengolahan sampah mengkaji terkait teknologi pengolahan sampah, standard teknologi. "Pokja Ekonomi yang berkaitan dengan kajian pembiayaan. Pokja Energi listrik berkaitan dengan kelistrikan, dan Pokja kelembagaan dan hukum berkaitan dengan koordinasi kelembagaan," jelas Fahrizal. Terkait pengelolaan sampah, Fahrizal menjelaskan bahwa terdapat banyak peraturan yang mengatur terkait pengolahan sampah, mulai dari Undang-undang, Peraturan Menteri, Peraturan Daerah, termasuk Perpres nomor 35 tahun 2018. "Dalam Perpres 35 tahun 2018 pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, dan mengurangi volume sampah secara signifikan. Pengelolaan sampah dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir melalui pengurangan sampah dan penanganan sampah. Dan pengelolaan sampah menjadi sumber daya untuk mendapatkan nilai tambah sampah menjadi energi listrik," tambahnya. Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenkomaritim Dedy Miharja menjelaskan bahwa Lampung merupakan salah satu daerah yang ditargetkan menjadi pilot project pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energy listrik berbasis teknologi ramah lingkungan. Dan melalui kick off meeting ini diharapkan pembangunan PLTSa Lampung dapat segera dilakukan. "Melalui kick off meeting ini, semua unsur yang terlibat dalam pokja harus saling bersinergi dan berkomunikasi dalam rangka melakukan percepatan pembangunan PLTSa," jelas Dedy.